Berita

ilustrasi/net

Jelas, BPJS Itu Pesanan Asing!

SENIN, 03 MARET 2014 | 09:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hingga saat ini, Front Nasional Buruh tetap menolak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS karena dalam pelaksanannya  sama sekali tidak sesuai dengan jargon dan janji-janji yang di dengungkan, kampanyekan, dan di iklankan selama ini.

"Malah masyarakat semakin dipersulit bahkan sudah banyak memakan korban," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo), Bambang Eka, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 3/3).

Alasan lain yang membuat Front Nasional Buruh tetap menolak BPJS, lanjut Bambang, adalah soal iuran. Dengan sistem ini masyarakat dituntut dan diwajibkan untuk membayar iuran.


"Ini sangat jelas-jelas jaminan sosial copy paste dari Amerika Serikat alias Jaminan sosial pesanan asing untuk menguasai sektor regulasi keuangan jaminan sosial di Indonesia oleh pihak asing," demikian Bambang. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya