Berita

ilustrasi/net

Golkar Curiga Perampok Century Sedang Siapkan Perahu Sekoci

SENIN, 03 MARET 2014 | 06:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ada informasi penjualan Bank Mutiara, yang sebelumnya bernama Bank Century, akan dicicil atau dengan sistem pembayaran bertahap. Rencana ini dilakukan untuk menghindari stigma telah terjadi kerugian negara, sehingga kalau dicicil, akan diskenariokan definisi kerugian negara tidak langsung terjadi karena waktunya akan mundur lagi sampai cicilan lunas.

Karena itu, anggota Timwas Century dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo, mengingatkan akal-akal yang bisa dikatakan sebagai perampok Bank Century itu. Apalagi informasi skenario ini sejalan dengan rangkaian diskusi dan seminar yang diadakan kelompok tertentu tentang penjualan Bank Mutiara.

"Katanya keputusan penjualan Bank Mutiara adalah kewewangan LPS. Para perampok ini rupanya sedang menyiapkan perahu sekoci untuk menyelamatkan diri begitu kekuasaan dan kekuatan politik yang selama ini melindunginya bakal terpuruk dan konstalasi politik berubah pasca pemilu 9 April 2014," kata Bambang beberapa saat lalu (Senin, 3/3).


Soal pemilu itu, Bambang yakin hasil pemilu 2014 akan mengubah konstalasi politik dan hukum yang akan ikut menentukan apakah aktor intelektual skandal Century tersebut akan tetap melenggang bebas atau terlibas.

Di tempat terpisah, Minggu kemarin (2/3), ekonom Faisal Basri mengatakan bahwa DPR punya kesempatan emas untuk menyelamatkan Bank Century dari situasi sulit saat ini, ketimbang terus mempolitisasi kasus dana talangan yang merugikan keuangan negara Rp 6,7 triliun tahun 2008 lalu. Dan menurut Faisal Basri, sebaiknya parlemen fokus menyelesaikan masalah penjualan Bank Mutiara.

Faisal menjelaskan, seharusnya DPR membantu agar bagaimana Bank Mutiara bisa dijual, dan memperoleh keuntungan maksimal dari hasil penjualan. Dengan demikian, dapat memperkuat posisi perbankan nasional. Terlebih, dengan adanya isu pembatasan kepemilikan bank lokal oleh investor asing.

"Tindakan DPR melalui Timwas Century yang saat ini terus mempersoalkan dana talangan Bank Century justru membuat Bank Mutiara sepi peminat. Jika situasi lebih kondusif dalam penawaran bank eks Century itu harga jualnya dapat lebih realistis yakni pada kisaran Rp 3 triliun hingga Rp 3,5 triliun," demikian Faisal. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya