Berita

sby/net

PEMBEBASAN CORBY

Apakah Pemerintahan SBY Akan Berakhir dengan Cemoohan?

MINGGU, 02 MARET 2014 | 07:39 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Minggu malam nanti (2/3), media Australia yang menjanjikan honor besar wawancara eksklusif dengan Schapelle Leigh Corby dikabarkan akan menayangkan Corby pada detik-detik keluar dari LP Kerobokan hingga berada di resor mewah Seminyak, Bali.

Meski dikatakan bahwa dalam acara tersebut tidak akan ada wawancara dengan Corby, media Australia tersebut akan memunculkan wawancara dengan kakak tertuanya. Dan meski di Australia tindakan Corby dikecam oleh publik dan para politisinya, namun di Indonesia, pemerintah khususnya Kakanwil Hukum dan HAM di Bali, menyerah pasrah.

"Kakanwil seolah tidak dapat menandingi rengekan dari kakak Corby, Mercedes, agar media Australia bisa melakukan tayangan terkait Corby," kata Gurubesar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Minggu, 2/3).


Hikmahanto yakin publik di Indonesia sudah pasti akan marah. Publik akan mempertanyakan betapa tidak  berdaya seorang pejabat menghadapi manuver seorang narapidana. Publik pun akan mempertabnyakan kistimewaan Corby sebagai narapidana bila dibandingkan dengan narapidana lain.

"Menjadi pertanyaan, tidakkah Kakanwil Hukum dan HAM dapat memperkirakan dampak dari tayangan Corby tersebut bagi publik Indonesia?" Apakah pemerintahan SBY yang akan segera mengakhiri masa jabatannya harus menanggung cemoohan masyarakat karena ketidaktegasan Kakanwil Hukum dan HAM?" ungkap Hikmahanto menggugat.

"Apakah pemerintahan SBY akan dikenal sebagai pemerintahan yang memberi banyak keistimewaan bagi narapidana kejahatan serius narkoba? Apakah demi HAM dan kebebasan pers, rakyat Indonesia harus menelan pil pahit pemerintahnya membiarkan narapidana narkoba untuk mendapatkan keuntungan komersial yang besar?" demikian Hikmahanto. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya