Berita

Taufik Kurniawan/net

Politik

Sekjen: Pemakzulan Boediono Terlalu Jauh, PAN Konsentrasi Pemilu

SABTU, 01 MARET 2014 | 14:04 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pernyataan anggota Timwas Century dari Partai Amanat Nasional (PAN) ,Chandra Tirta Wijaya, soal menggunakan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) kepada Wapres Boediono karena selalu mangkir dari panggilan Timwas Century merupakan pandangan pribadi sebagai anggota DPR bukan pernyataan resmi Fraksi PAN. Dan sikap resmi PAN, tdak menghendaki pemanggilan paksa apalagi mendorong impeachment terhadap Wapres Boediono.

"Kita memandang (HMP) itu masih terlalu jauh. Kita konsentrasi penuh pada persiapan infrastruktur partai untuk pemenangan Pileg 2014 yang kurang sebulan lagi," kata Sekjen DPP PAN, Taufik Kurniawan, dalam keterangannya beberapa saat lalu (Sabtu, 3/1).

Taufik menegaskan, setiap kader PAN diberi keleluasaan untuk berpendapat. Namun jika sudah masuk substansi keputusan parpol maka semua kader termasuk anggota Fraksi PAN harus patuh perintah DPP.


"Bila menyentuh substansi sikap resmi partai tentunya itu harus melihat pada mekanisme pengambilan keputusan resmi di partai yang melibatkan semua pengurus stakeholder partai termasuk Ketua Umum Hatta Rajasa dan Ketua MPP Amien Rais," tegas dia, yang juga Wakil Ketua DPR.

Dia mengingatkan kembali bahwa keputusan DPR adalah menyerahkan sepenuhnya penegakan hukum kasus Century ke penegak hukum. KPK juga sudah menindaklanjuti kasus Century.

"Kita tetap melihat dan menghargai aspirasi seluruh kerja keras dari seluruh anggota Timwas Century, tapi di sisi lain kita harus melihat keputsuan paripurna yang menyerahkan sepenuhnya dalam kaitan tindaklanjut pada proses hukum," imbuhnya.

Taufik mengingatkan semua anggota Fraksi PAN di DPR untuk patuh terhadap perintah partai. Karena fraksi adalah kepanjangan tangan partai di DPR. Artinya segala sesuatu yang diputuskan partai itu kewajiban dari fraksi untuk melaksanakan keputusan itu.

"Khusus untuk Timwas, sampai saat ini partai posisinya belum akan memanggil secara paksa, keputusan resmi partai itu diambil dalam rapat harian yang dipimpin Ketua Umum," demikian Taufik. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya