Berita

wiranto/net

Wiranto: Jurkam Hanura Harus Jaga Modal Elektabilitas yang Kian Menanjak

SELASA, 25 FEBRUARI 2014 | 19:41 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Semua juru kampanye (jurkam) Partai Hanura harus mencerahkan sehingga rakyat benar-benar jatuh hati. Apalagi memang tujuan berdirinya Hanura untuk memperbaiki akhlak dan moral, terutama para pemimpin bangsa ini, sehingga Indonesia berubah menjadi lebih baik lagi dengan rakyatnya yang semakin sejahtera.

"Untuk itu Hanura menegaskan perlunya pemimpin yang berhati nurani untuk menyelesaikan masalah bangsa," kata Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, pada acara Training of Trainer dan Pembekalan Jurkamnas Hanura di Mercure Hotel Ancol, Jakarta (Selasa, 25/2).

Menyongsong masa kampanye pada tanggal 16 Maret mendatang, lanjut Wiranto, Hanura telah mencapai posisi yang menggembirakan, baik dari survei internal maupun eksternal. Sebab  Hanura sudah mencapai posisi tiga besar, pun demikian dengan capres-cawapres Wiranto-Hary Tanoe.


"Ini merupakan modal dan momentum yang harus dijaga, bahkan dari survei yang sama  sekali tidak terafiliasidengan Hanura disebutkan bahwa Hanura dan Win HT memiliki kenaikan elektabilitas tertinggi," ujar Wiranto.  

Sementara itu. Ketua Bapilu  yang juga Cawapres Partai Hanura Harry Tanoesoedibjo menyampaikan bahwa rakyat Indonesia harus diajak bersama menjadikan negara Indonesia menjadi negara maju. Sebab saat ini, dari sisi pendapatan per kapita, Indonesia masih jauh dari kategori negara maju yang standarnya adalah 12.500 dolar AS per tahun. Sementara pendapatan per kapita Indonesia saat ini adalah 3.300 dolar AS per tahun.

"Dengan menjadi negara maju kesejahteraan rakyat pasti meningkat.  Dan untuk mencapai negara maju Indonesiaa harus menyelesaikan masalah-masalahnya nya antara lain korupsi," demikian Hary Tanoe. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya