Berita

megawati/net

Megawati Juga Disebutkan Mau Rangkul NU dan Muhammadiyah di Kabinet Bila PDIP Berkuasa

KAMIS, 20 FEBRUARI 2014 | 10:23 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Organisasi massa Islam terbesar di Indonesia, Nahdhatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, sangat berperan penting dalam perjuangan Kemerdekaan Indonesia. Sejarah pun mencatat, kedua ormas ini juga sangat berperan dalam mengisi Kemerdekaan.

Singkat kata, siapapun tidak bisa mengabaikan sumbangan kedua ormas ini pada bangsa dan negara. Bisa jadi, tanpa kehadiran NU, yang melakukan pribumisasi ajaran Islam, atau tanpa kehadiran Muhammadiyah, yang menafsirkan ajaran Islam sesuai dengan kemodernan dan kekinian, kebhinekaaan Indonesia akan mudah robek dan terkoyak.

Karena itulah, disebutkan oleh orang dalam PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mau merangkul dua ormas ini bila akhirnya PDI Perjuangan dipercaya untuk memegang kendali pemerintahan. Megawati sangat paham betul pentingnya keberadaan tokoh-tokoh kedua ormas ini dalam kabinet.


Kemauan Megawati ini, disebutkan, didasari kerana kecintaan yang sangat mendalam pada Indonesia. Dengan merangkul kedua ormas ini, Megawati berharap bisa tetap merawat pluralisme dan menjaga keutuhan NKRI. Apalagi di era SBY ini, bisa dikatakan, pluralisme nyaris tercabik-cabik.

Disebutkan juga, Megawati cukup gelisah bila poros partai Islam atau partai berbasis massa Islam menjadi lemah, sebagaimana terekam dalam berbagai hasil survei. Sebab bagi Megawati, sebagaimana juga NU dan Muhammadiyah, kekuataan politik umat Islam ini sangat penting untuk menjaga stabilitas politik dan sosial Indonesia. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya