Berita

ilustrasi/net

Wakapolri Baru Harus Bisa Kerja Sama dengan Jenderal Sutarman

RABU, 19 FEBRUARI 2014 | 09:25 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ada berapa nama yang sudah disebut-sebut sebagai calon Wakapolri menggantikan Komjen Oegroseno yang sudah memasuki masa pensiun.

Menurut Sekjen DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Jailani Paranddy, ada tradisi di dalam lingkaran Polri terkait dengan jabatan Wakapolri ini. Jabatan Wakapolri misalnya selalu ditempati oleh perwira yang memiliki jabatan eselon 1 a, meskipun memang jabatan Wakapolri sendiri adalah jabatan eselon 1 a.

"Dalam struktur kepolisian, ada enam jabatan yang masuk kategegori ini yakni unsur pimpinan, unsur pengawas atau Irwasum, unsur pelaksana tugas pokok seperti Bareskrim, Baintelkam dan Baharkam, dan unsur pendukung seperti Lemdikpol. Dan satu lagi sebuah badan yang diisi oleh perwira polisi berpangkat Komjen yakni Kalakhar BNN," kata Jailani beberapa saat lalu (Rabu, 19/2).


Selama ini, ada beberapa nama yang memang sudah beredar. Pertama, Komjen Badrotin Haiti, yang menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan, yang juga menjadi lulusan terbaik Akpol tahun 1982, serta meraih Adhi Makayasa dan empat kali menjadi Kapolda.

Kedua, Komjen Anton Bahrul Alam, yang menjabat Irwasum Mabes Polri, dan lulusan Akpol tahun 1983 ini pernah tiga kali menjadi Kapolda. Ketiga,  Komjen Anang Iskandar, yang menjabat Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional, dan lulusan Akpol 1983 ini pernah satu kali menjadi Kapolda.

Keempat, Komjen A Suhardi, yang menjabat sebagai Kabareskrim, dan lulusan Akpol ini pernah satu kali menjadi Kapolda. Keempat, Komjen Budi Gunawan, yang menjabat sebagai Kalemdikpol, dan lulusan Akpol tahun 1983 ini sudah dua kali menjadi Kapolda. Keenam, Komjen Suparni Parto, yang menjabat sebagai Kabaintelkam, dan lulusan Akpol 1980 ini juga sudah dua kali menjadi Kapolda.

"Nama-nama di atas merupakan sosok ideal bakal calon Wakapolri baru. Dan harapannya, Wakapolri yang baru, nantinya harus bisa bekerja sama dengan Kapolri," demikian Jailani. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya