Berita

ilustrasi/net

PDI Perjuangan Bisa Bernasib Seperti Demokrat...

RABU, 19 FEBRUARI 2014 | 08:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Berdasarkan beberapa lembaga survei, tingkat elektabilitas PDI Perjuangan paling tinggi. Lebih-lebih bila PDI Perjuangan mengusung Joko Widodo sebagai capres. PDI Perjuangan bisa meraup banyak kursi di Senayan.

Namun demikian, Presiden Negarawan Center, Johan O Silalahi, mengingatkan. Ada resiko yang jelas di depan mata bila ada lonjakan suara PDI Perjuangan yang sangat signifikan itu.

"PDI Perjuangan bisa seperti Demokrat. Banyak orang-orang baru jadi anggota DPR, yang tak tahu apa-apa, lalu terjebak pada praktek korupsi. Mereka jadi anggota DPR kagetan," kata Johan kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa malam (Rabu, 19/2).


Johan pun menganalisa, kader PDI Perjuangan akan terbelah menjadi dua kubu. Satu kubu, adalah yang ideologis-Seekarnois, dan kubu lain adalah simpatisan Jokowi. Kubu simpatisan Jokowi ini lebih pada persepsi positif, dan akan mudah ambruk.

"Mereka tak bekerja secara maksimal, namun tiba-tiba terpilih. Mereka kan merajalela, lupa diri, kehilangn kontrol jadi anggota DPR, tanpa berjuang.  Itu sama seperti fenomena anggota DPR dari Demokrat di 2009. Akibatnya nanti apa? Ya korupsi lagi," demikian Johan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya