Berita

mega-jokowi/net

Peluang Kalah Duet Megawati-Jokowi Sangat Besar

RABU, 19 FEBRUARI 2014 | 06:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hingga saat ini, berkembang kabar ada dua skenario PDI Perjuangan yang tersaring menjelang pemilihan presiden (Pilpres). Skenario pertama mengusung Megawati sebagai capres dan Jokowi sebagai wapres, sementara skenario kedua mengusung Jokowi sebagai capres dan disandingkan dengan tokoh dari luar.

Menurut Presiden Negarawan Center, Johan O Silalahi, skenario pertama ini mungkin saja terjadi. Namun dia mengingatkan, peluang besar dalam skenario ini adalah kekalahan. Sebab peluang pasangan ini untuk menang sangat kecil.

Dari sisi segmentasi saja, lanjut Johan, pemilih mereka menjadi terbatas, yaitu kelompok nasional. Keduanya bukan refresentasi Islam.


"Jangan sepelekan soal representasi Islam ini. Kalau isu itu digulirkan, akan jadi sentimen negatif kepada pasangan ini," kata Johan, yang juga Ketua Polhukam Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online, Selasa malam (18/2).

Kelemahan kedua pasangan ini, lanjut Johan, adalah terkait dengan trackrecord. Megawati, yang sangat idealis dan ideologis, pernah memimpin Indonesia dengan jabatan yang sangat singkat. Sementara Jokowi juga baru memimpin Jakarta ini belum lama.

"Kompetensi pemimpin Indonesia setelah SBY ini penting. Sebab SBY meninggalkan beragam persoalan seperti masalah pangan, jeratan utang, masalah energi, devisa yang menurun dan lai-lain," demikian Johan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya