Berita

lalu mara/net

Lalu Mara Minta Gubernur NTB Turun Tangan Atasi Persoalan Maling

SELASA, 18 FEBRUARI 2014 | 13:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Mungkin sudah bisa dikatakan, kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), darurat maling. Bagaimana tidak, berdasarkan laporan dari sebagian masyarakat, hampir tiap malam ada saja warga yang kemalingan. Bahkan, ada juga maling yang beroperasi di siang hari.

Lebih parah lagi, ada korban kemalingan yang mengaku dihubungi si maling. Maling itu meminta tebusan bila mau barang korban dikembalikan. Sementara itu, polisi seakan tidak bisa berkutik.

Atas kondisi ini, ada usulan dan tuntutan dari sementara warga. Diantaranya, meminta kepada Gubernur NTB untuk menginstruksikan seluruh elemen masyarakat agar mengumumkan di masjid-masjid, rumah mana yang terkena musibah kemalingan. Cara ini seperti layaknya pengumuman orang yang meninggal dunia.


Terkait dengan kasus ini, tokoh nasional yang juga Wasekjen DPP Golkar, Lalu Mara Satria Wangsa, angkat bicara. Kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 18/2), Lalu Mara sendiri menilai ide untuk mengumumkan rumah korban kemalingan juga merupakan ide yang bagus.

"Ide ini bagus. Sehingga kejadian tersebut jangan sampai terulang kembali. Juga agar kita membantu rumah yang terkena musibah," ungkap Lalu Mara.

Namun tentu saja, lanjut Lalu Mara, hal tidak cukup. Bagaimanapun, hal ini terkait dengan kriminalitas, dan sudah menjadi tanggung jawab negara untuk melindungi warganya. Karena itu, aparat juga harus bertindaktegas, selain untuk mencegah main hakim sendiri.

"Pemerintah provinsi harus menyelasaikan persoalan ini. Apalagi Gubernur NTBG, Tuan Guru bajang, kan juga ulama," demikian Lalu Mara. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya