Berita

jumhur hidayat/net

Forum Papua Pro Demokrasi Dukung Jumhur Jadi Presiden

SELASA, 18 FEBRUARI 2014 | 11:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bagi sementara warga Papua, Kepala Badan nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Moh Jumhur Hidayat, dinilai sebagai tokoh revolusioner yang pantas menjadi Presiden. Jumhur, yang selama ini dikenal sebagai tokoh buruh dan mantan aktivis ini juga dianggap pejuang hak-hak rakyat.

"Selama tiga tahun kami mengikuti jejak rekam Jumhur telah memperjuangkan kaum buruh petani dan telah memperjuangkan hak-hak rakyat, sehingga pantas beliau untuk mau menjadi Calon Presiden RI dan kami akan mengajak masyarakat yang ada di Nusantara untuk menukung Jumhur sebagai Presiden," kata Ketua Forum Papua Pro Demokrasi Papua, Yusak Kambu.

Yusak menilai, Indonesia membutuhkan pemimpin yang mau dan berani memperjuangkan nasib rakyat. Yusak pun menegaskan, bila Jumhur maju menjadi Calon Presiden maka ia tidak segan-segan untuk mengajak seluruh masyarakat yang ada di Indonesia Timur untuk memilihnya.


Senin kemarin (17/2), puluhan masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Pro Demokrasi Papua melakukan aksi simpatik di taman Imbi­ Jayapura. Tujuan aksi ini adalah untuk mendukung  Jumhur Hidayat maju sebagai Calon Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019 yang akan  datang. Dalam aksi ini, dua spanduk dibentangkan sebagai bentuk dukungan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya