ilustrasi/net
ilustrasi/net
"Karena dari tren dukungannya yang terlihat dari survei, Demokrat sulit meraih suara di atas 10 persen. Untuk posisi cawapres pun, demokrat juga sulit dilirik capres lain. Karena elektabilitas para peserta konvensi tak ada yang kuat," kata pengamat politik Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Adjie Alfaraby, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 18/2).
Pernyataan Adji ini menanggapi perkataan Ketua Dewan Pembina Demokrat, EE Mangindaan, yang menyebutkan bahwa jika Demokrat hanya memperoleh 7 sampai 10 persen dalam Pemilu mendatang, Demokrat akan mengusung pemenang Konvensi sebagai cawapres atau bahkan hanya dijatah posisi menteri. Demokrat baru akan mengusung capres bila suara Demokrat mencapai 15 persen.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
UPDATE
Senin, 11 Mei 2026 | 08:20
Senin, 11 Mei 2026 | 08:09
Senin, 11 Mei 2026 | 07:50
Senin, 11 Mei 2026 | 07:40
Senin, 11 Mei 2026 | 07:27
Senin, 11 Mei 2026 | 07:09
Senin, 11 Mei 2026 | 06:40
Senin, 11 Mei 2026 | 06:10
Senin, 11 Mei 2026 | 05:59
Senin, 11 Mei 2026 | 05:40