Berita

ilustrasi/net

Sejak Awal, Konvensi Capres Demokrat Memang Tidak Realistis

SELASA, 18 FEBRUARI 2014 | 07:28 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Terbukti, Konvensi Capres Partai Demokrat digelar karena elektabilitas partai berlambang bintang mercy ini sangat rendah di mata rakyat.

Demikian disampaikan pendiri sekalius Presiden Negarawan Center, Johan O Silalahi, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 18/2).

Pernyataan Johan ini menanggapi perkataan Ketua Dewan Pembina Demokrat, EE Mangindaan, yang menyebutkan bahwa jika Demokrat hanya memperoleh 7 sampai 10 persen dalam Pemilu mendatang, Demokrat akan mengusung pemenang Konvensi sebagai cawapres atau bahkan hanya dijatah posisi menteri.


"Sejak awal Konvensi diadakan, sesungguhnya tidak realistis jika Demokrat memposisikan konvensi tersebut untuk menjaring calon Presiden karena realitas elektabilitas Demokrat saat direncanakannya konvensi ini sudah menurun jauh," jelas Johan.

Bahkan, lanjut Johan,  berdasarkan prediksi interpolasi elektabilitas Demokrat, memang sangat kecil kemungkinannya bisa mencalonkan seseorang menjadi calon presiden. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya