Berita

Puan Maharani Ajak Kader Kerja Keras Menangkan Pemilu 2014

MINGGU, 16 FEBRUARI 2014 | 18:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan bertekad memenangkan Pemilu yang akan digelar 9 April mendatang. Namun, tentu saja kemenangan itu hanya bisa dicapai dengan kerja keras.

"Bukan bermaksud mendahului kehendak Allah tapi ini waktunya menunjukkan konsistensi kita. Merapatkan barisan dalam satu keluarga besar PDI Perjuangan untuk kembali merebut apa yang kemarin hilang dari tangan kita. Untuk mewujudkan cita-cita dan mimpi kita," kata Ketua Harian Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu), Puan Maharani, bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menghadiri rapat kerja daerah khusus (rakerdasus) DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah di Banyumas, Minggu (16/1).

Dalam kesempatan ini, kata Puan, PDIP menargetkan Provinsi Jawa Tengah menjadi penyumbang suara terbesar di pemilu mendatang. Apalagi baru-baru ini, PDIP berhasil mengusung pasangan Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko menjadi pemenang di pilkada gubernur Jawa Tengah.


Dia memaparkan kenapa PDIP belakangan ini sering menyebutkan tahun ini sebagai tahun penentuan karena saat inilah akan ditentukan masa depan Republik Indonesia. Itulah sebabnya dipilih slogan Indonesia Hebat.

"Kita harus meyakini kerja 10 tahun ini berbuah menuju Indonesia hebat. Intinya bagaimana Pancasila dan ajaran trisakti Bung Karno melebur dalam kehidupan sehari-hari. Ini bukan hanya slogan biasa saja," tegas Puan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, juga dilantik sebagai Ketua DPD Jawa Tengah. Sementara itu, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melantik sekitar 460 kader komunitas juang. Seluruh kader baru yang direkrut dari masyarakat umum itu, anak muda potensial yang berumur 18-25 tahun, terlihat tertib dan duduk lesehan selama proses acara berlangsung.

"Pasukan yang akan berjuang dan ditugaskan di medan tempur di pileg dan pilpres sebagai penyangga struktur partai di Banyumas," ucap Puan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya