Berita

ilustrasi/net

Golput Tak Relevan di Tengah Banyak Pilihan

KAMIS, 13 FEBRUARI 2014 | 07:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sistem demokrasi Indonesia saat ini menawarkan banyak pilihan partai dan calon wakil rakyat di berbagai tingkatan. Karena itu, tidak relevan bila masih ada yang memilih jalan golput.

"Seandainyapun semua dianggap buruk, pastilah ada yang terbaik diantara yang buruk itu. Kalau pukul rata semua buruk, itu jelas egoisme dan arogansi. Dan anak muda Indonesia yang bertanggungjawab pasti nggak begitu (golput)," kata Ketua Umum Garda Bangsa, Hanif Dhakiri, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 13/2).

Hanif, yang juga Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DPR, mengajak anak muda untuk menari informasi sebanyak-banyak soal partai dan calon-calon yang berlaga di pemilu. Setelah dapat informasi, putuskan pilihan demi  demi Indonesia tercinta.


"Suara kaum muda adala penentu masa depan bangsa," tegas Hanif.

Menurut Hanif, kecenderung anti-politik dan anti-partai di kalangan anak-anak muda cukup mencemaskan. Padahal, mereka bukan saja berjumlah besar, tapi juga penentu masa depan negeri ini. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya