Berita

imi/net

KRI USMAN HARUN

IMI Pertanyakan Motif di Balik Protes Singapura

RABU, 12 FEBRUARI 2014 | 09:22 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Protes Singapura atas penamaan KRI Usman Harun semakin berbuntut panjang. Konstalasi hubungan kedua negara cenderung kian memanas. Berbagai ulah Singapura terkait protes mereka itu terus dilakukan.

Berbagai reaksi dilakukan oleh negara Singa ini, yaitu melarang KRI Usman Harun melintasi perairan Singapura, pesawat tempur terbang rendah diatas kepulauan Batam, membatalkan pertemuan Wamenhan Indonesia dengan pihak pertahanan Singapura, lalu terakhir PM Singapura belurah di sosial media dengan men-unfollow Presiden SBY.

Bagi Indonesia Maritime Institute (IMI), sikap Singapura ini tentu menimbulkan pertanyaan. Apa sebenarnya yang menjadi alasan Singapura untuk memprotes penamaan KRI Usman Harun. Apakah ada sesuatu yang ditutupi dari sejarah pengeboman yang dilakukan dua prajurit KKO yang gagah berani itu.


"Apakah pengeboman itu begitu melukai rakyat Singapura, atau melukai sesuatu yang ditutupi tersebut?" tanya Direktur Eksekutif IMI, Y Paonganan, beberapa saat lalu (Rabu, 12/2).

Paonganan melanjutkan, tentu dugaan-dugaan lainnya pun bermunculan, mulai dari analisis pertahanan, perdagangan kawasan dan lain sebaginya.

"Tapi tentu ada alasan khusus yang tidak terungkap. Semoga saja segera terungkap apa alasan sebenarnya," tandas Paonganan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya