Berita

djoko kirmanto/net

Menteri Djoko Kirmanto Diingatkan Tak Pilih Kepala Balai Dan Satker PU yang Bermasalah

RABU, 12 FEBRUARI 2014 | 08:25 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Mentei Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto boleh saja berkilah bahwa mutasi di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU merupakan hal yang lumrah, rutin dan biasa.

Namun tetap saja, mutasi dan pergantian ini juga patut dicurigai sebab bersamaan dengan waktu pemilu yang kian dekat. Sebab patut juga diduga, dan juga memang rawan, Kementerian PU dijadikan ATM partai politik tertentu.

"Apalagi dalam pengangkatan kepala balai dan satker pun Kementeriaan PU terkesan tidak memperhatikan kredibilitas dan kapabilitas para calon kepala balai dan satker yang bermasalah dan ditolak publik," kata Koordinator Mahasiswa Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Andi Muhammad Arif, beberapa saat lalu (Rabu, 12/2).


Dalam hal ini, Arif menilai calon satker Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengaan Jeneberang bernama Eka Rahendra diduga bermasalah secara moral. Padahal, Andi mengingatkan, terkait pelaksanaan Reformasi Birokrasi, terdapat peraturan yang menuangkan mengenai disiplin PNS dan Kode Etik PNS, yakni UU No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), dimana ASN adalah suatu profesi, maka diperlukan azas, nilai dasar, kode etik, dan kode perilaku.

"Sehingga kalau ada calon pejabat yang bermasalah secara moral dan berprilaku tidak etis sebaiknya tidak diberi promosi. Harusnya mereka diberi sanksi karena melanggar aturan," ungkap Arif, sambil menegaskan bahwa Solidaritas Mahasiswa Sulselbar menolak Eka Rahendra untuk  menjadi Satker di wilayah kerja BBWS pompengaan Jeneberang. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya