Berita

puan maharani/net

Sebut Projo Bukan PDIP, Puan Maharani Blunder

SELASA, 11 FEBRUARI 2014 | 11:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, yang menyebut kelompok Pro-Jokowi bukan bagian dari PDI Perjuangan bisa menjadi blunder. Apalagi faktanya memang kelompok Pro-Jokowi itu ada yang memang kader dan simpatisan PDI Perjuangan.

"Ini blunder bila tidak segera diklarifikasi," kata pengamat politik dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Asep Warlan Yusuf, kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Selasa, 11/2).'

Seharusnya, ungkap Asep, Puan membedakan dua hal terkait dengan dukungan kepada Jokowi ini. Hal pertama, dukungan itu dinilai sebagai aspirasi publik. Aspirasi publik ini wajar disampaikan oleh siapapun.


"Bila aspirasi ini dilarang sejak awal, lalu demokrasi macam apa yang diperjuangkan PDI Perjuangan," ungkap Asep.

Hal kedua, lanjut Asep, dukungan Pro-Jokowi itu dikaitkan dengan prosedur partai. Dari sisi ini, Puan bisa mengatakan bahwa sesuai dengan amanat Kongres dan Rapimnas bahwa kewenangan untuk menentukan capres ada di tangan Megawati.

"Puan harus klarifikasi ini. Bila tidak, ini bisa dipahami mengekang aspirasi," demikian Asep. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya