Berita

taufiq kiemas/net

Dalam Hal Regenerasi, Taufiq Kiemas Lebih Progresif Dibanding Habibie

SELASA, 11 FEBRUARI 2014 | 09:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden ketiga BJ Habibie bukan orang pertama yang menggelorakan agar ada regenerasi kepemimpinan nasional di Indonesia. Jauh sebelum Habibie, almarhum Taufiq Kiemas sudah jauh-jauh menyampaikan hal ini kepada publik.

"Apa yang disampaikan Habibie bukan hal yang baru," kata pengamat politik dari Universitas Parahyangan (Unpar), Asep Warlan Yusuf, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 11/2).
 
Bahkan, dalam catatan dan penilaian Asep, dalam hal ini, Taufiq Kiemas jauh lebih progresif dibandingkan dengan Habibie. Sebab Taufiq Kiemas tidak hanya bicara normatif soal usia, tapi langsung menyebut nama dan menunjuk hidup.


"Taufiq Kiemas misalnya mengatakan, Megawati dan Aburizal Bakrie sudah waktunya jadi king maker saja, dan kepemimpinan nasional lebih pantas diberikan kepada anak-anak muda," ungkap Asep.

Dalam sebuah talkshow di Metrotv, Habibie mengatakan bahwa salah satu kriteria ideal untuk memimpin bangsa ini adalah soal usia. Usia yang ideal di matanya adalah di antara 40-60 tahun. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya