Berita

akil mochtar/net

Hukum

Berkas Akil Mochtar Segera Naik ke Penuntutan

SENIN, 20 JANUARI 2014 | 19:28 WIB | LAPORAN:

Proses pemberkasaan tersangka Akil Mochtar terkait dugaan suap, penerimaan hadiah atau janji, dan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan dalam penanganan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi akan segera naik ke penuntutan.

"Saya kira dalam waktu dekat, kasus AM (Akil Mochtar) akan naik ke penuntutan," ujar Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi di kantornya, Kuningan, Jakarta, (Senin, 20/1).

Jelas dia, proses penuntutan dapat dilakukan sekitar 2-3 minggu ke depan. Bahkan Johan menegaskan, proses penuntutan dapat dilakukan lebih cepat dari waktu yang diperkirakan.


"Atau bahkan bisa lebih cepat dari itu, tapi juga bisa lebih lama. Tergantung penyidik memperoleh keterangan," terang Johan.

Diketahui, Akil Mochtar pertama kali ditetapkan sebagai tersangka dalam tindak pidana korupsi hasil dari operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK pada 2 Oktober 2013 silam. Dari pengembangan kasusnya, Akil juga ditetapkan sebagai tersangka dengan perkara penerimaan hadiah atau janji berkaitan dengan kewenangannya sebagai Ketua MK.

Selain itu, KPK juga menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan Akil sebagai tersangka dengan perkara tindak pidana pencucian uang yang juga berkaitan dengan penanganan sengketa Pilkada di MK. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya