Berita

Janedjri M Gaffar/rmol

Hukum

Dituding Korupsi, Sekjen MK No Comment

SENIN, 20 JANUARI 2014 | 14:39 WIB | LAPORAN:

. Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi (MK) Janedjri M Gaffar enggan memberikan komentar terkait tudingan bekas Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin yang mengatakan dirinya melakukan dugaan korupsi dalam pembangunan Gedung MK.


"No comment," ujar Janedjri singkat usai memberikan keterangan sebagai saksi terkait perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Akil Mochtar di Gedung KPK, Jakarta (Senin 20/1).

Diketahui, terpidana kasus suap Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin menuding Janedjri dan mantan Ketua MK periode 2003-2008 Jimly Asshidiqie terlibat korupsi pembangunan gedung MK. Ia menilai proses pengadaan tidak transparan. "Pembangunan gedung MK itu penunjukkan langsung," ujar Nazar pada tahun 2012 silam.

Diketahui, terpidana kasus suap Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin menuding Janedjri dan mantan Ketua MK periode 2003-2008 Jimly Asshidiqie terlibat korupsi pembangunan gedung MK. Ia menilai proses pengadaan tidak transparan. "Pembangunan gedung MK itu penunjukkan langsung," ujar Nazar pada tahun 2012 silam.

Nazaruddin menjelaskan sebelum penunjukkan langsung terhadap PT PP sebagai kontraktor proyek, sempat terjadi pertemuan antara Jimly Asshidiqie, Janedjri, dan seorang anggota DPR dengan pihak pengusaha di restoran Bebek Bali.

"Ada pertemuan di Bebek Bali. Ini bisa dicek. Tanya saja Pak Jimly, dia mau bohong atau nggak, apakah dia ada di sana (Restoran Bebek Bali)," terang Nazar saat itu. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya