Berita

AHMAD FUAD FANANI/net

Waspada, Indonesia Masih di Bawah Ancaman Teror!

RABU, 01 JANUARI 2014 | 17:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penyergapan terduga teroris di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, oleh Densus 88 menunjukkan Indonesia masih menghadapi ancaman teror. Karena itu, warga harus waspada baik terhadap teror ekstrimisme keagamaan, maupun teror kebebasan beragama

"Negara (juga) harus memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi setiap warga negara," tegas Direktur Riset MAARIF Institute, Ahmad Fuad Fanani, (Rabu, 1/1).

Dalam kasus teror ekstrimisme keagamaan, Fuad mengingatkan, Banten masih menjadi salah satu spot berjejaringnya kelompok teroris di Indonesia. Penyergapan terduga teroris di Tangerang Selatan salah satu buktinya.


Meski memang, Fuad menyayangkan penyergapan yang berujung tewasnya enam terduga teroris itu. “Tewasnya terduga teroris itu justru menutup mekanisme pembuktian hukum dan penelusuran jejak jaringan teroris di tempat lain,” ungkapnya.

Sementara ancaman terhadap kebebasan beragama dan berkeyakinan juga begitu serius dirasakan. Bahkan sebelum malam pergantian tahun, publik juga mendengar bahwa kekerasan atas nama agama terjadi pada Gereja Pantekosta Rancaekek, Sumedang.

"Teror pada kebebasan beragama masih terus terjadi. Negara tak boleh diam. Ini PR besar bagi kepemimpinan mendatang," jelas Direktur Program Islam for Justice MAARIF Institute, Muhd. Abdullah Darraz.

Untuk itu, tahun 2014 harus menjadi momen untuk menuntaskan pekerjaan besar itu. Pemilu 2014 adalah mekanisme demokrasi untuk memperbaiki Indonesia.

“Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang kuat, yang memiliki komitmen pada upaya merawat kebhinnekaan. Indonesia butuh pemimpin yang tegas dan tidak ragu menghadapi kelompok-kelompok yang anti-perbedaan, yang menggunakan kekerasan sebagai bahasa politiknya," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya