Berita

FOTO:NET

Pertahanan

Enam Unit Bom Pipa Siap Ledak Disita dari Ciputat

RABU, 01 JANUARI 2014 | 13:52 WIB | LAPORAN:

Kepolisian menyita enam unit bom siap ledak dari lokasi penggerebekan di Jalan KH Dewantoro, Gang H. Hasan RT 04/07 Kampung Sawah, Ciputat, Selasa (31/12) malam hingga dinihari tadi (Rabu, 1/1).

"Tiga dalam bentuk bom pipa besi dan tiga dalam bentuk pipa paralon, jadi ada enam. Itu dalam keadaan sudah dirangkai dan bisa digunakan," ujar Karo Penmas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta.

Menurutnya, secara kasat mata, bom pipa yang disita memiliki kemiripan dengan rangkaian bom yang ditemukan beberapa waktu lalu di Kota Tangerang.


"Itu memiliki spesifikasi teknis yang menyerupai. Cashingya itu sama dan bentuk rangkaiannya, atau istilah forensiknya bom signature, ada kemiripan," kata Boy.

Petugas juga menyita enam unit sepeda motor yang diduga hasil rampasan para terduga teroris dalam menjalankan aksinya. Satu unit sepeda motor dipastikan merupakan hasil rampasan saat insiden baku tembak di wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan pertengahan tahun lalu.

"Motor yang tadi itu adalah B 6620 SPS, yang nomornya sudah diganti. Aslinya B 6620 SPS diganti menjadi B 6516 PGE, itu Honda Supra. Jadi, ada itu salah satu diamankan di TKP," ujar Boy.

Selain itu, lanjutnya, petugas juga menyita banyak barang bukti lain yang digunakan para terduga teroris. Seperti bahan kimia antara lain urea, florat, black powder, rangkaian kabel elektronik, buku jihad, senjata tajam jenis golok, senjata api, 34 butir peluru 9 milimeter, pistol rakitan jenis revolver dan uang hasil pengumpulan dana alias fai.

"Tim puslabfor kita sedang meneliti satu persatu termasuk properti milik pribadi, tas pinggang, uang. Diduga hasil fai yang sudah dilakukan," jelas Boy.[wid]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya