Berita

Pemberitaan Soal Politik Lebih Banyak Terkait dengan kasus Korupsi

SENIN, 30 DESEMBER 2013 | 14:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebanyak 12,5% dari seluruh pemberitaan di Indonesia, (2.027.311 pemberitaan), di luar infotainment, adalah terkait dengan politik. 24,2 persen  pemberitaan topik politik itu didominasi kasus korupsi yang berhubungan dengan politik atau partai politik.

Direktur Komunikasi Indonesia Indicator, Rustika Herlambang, (Senin, 30/12), menjelaskan, keterlekatan politik dan korupsi bisa juga dilihat dari figur-figur yang banyak memberikan opini politik di ruang publik. Dalam topik politik, nama Anas Urbaningrum muncul sebagai influencer kedua, setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Ini artinya, Anas dianggap media sebagai narasumber terbanyak yang dikutip berkenaan dengan topik politik," jelasnya.

Berbagai temuan tentang potret politik dalam media online sepanjang 2013 ini telah diukur oleh Indonesia Indicator (I2). I2 adalah lembaga riset berbasis piranti lunak Artificial Intelligence (AI) untuk menganalisis fenomena politik, ekonomi, sosial di Indonesia melalui pemberitaan (media mapping).


Monitoring dilakukan secara real time, 24 x 7 x 365, dengan cakupan 337 media online nasional dan daerah dalam waktu setahun, yakni 1 Januari 2013-29 Desember 2013, pukul 22.00 Wib. Metode pengumpulan dilakukan oleh perangkat lunak crawler (robot) secara otomatis dengan analisis berbasis AI, semantik, dan text mining.

Temuan Indonesia Indicator, setelah Presiden SBY (26.480 pernyataan), ada nama Anas Urbaningrum (10.752 pernyataan)-yang telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi Hambalang-aktif memberikan opini di ruang publik. Jumlah ekspose Anas dalam topik politik bahkan mengalahkan Jokowi (8.868) yang selama ini popularitasnya melangit.

"Posisi Anas, Johan Budi, serta Abraham Samad sebagai 10 influencer terbesar topik politik makin menguatkan adanya relasi kuat antara politik dan korupsi," beber Tika, demikian ia akrab disapa.

Lebih jauh dia menjelaskan, keterlekatan antara politik dan korupsi juga dapat dicermati dari isu atau pemberitaan korupsi yang kerap dihubungkan dengan masalah partai politik dan pemilu. Hal ini juga terlihat dalam topik korupsi, korupsi politik menempati isu terbesar.  "Dari 165.779 pemberitaan mengenai korupsi, 32.6% di antaranya berisi pemberitaan yang dikaitkan dengan partai politik, caleg, pilkada, dan pemilu," ungkap dia.

Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa korupsi menjadi habitus politik yang terkuak melalui media sepanjang 2013. Jika politik (parpol, caleg dan pemilu) merupakan sebuah kendaraan meraih kekuasan, korupsi menjadi salah satu jalan pintas yang banyak dipakai.

Dalam temuan Indonesia Indicator tentang korupsi, kasus terbesar korupsi yang paling dibicarakan adalah Hambalang 14%, Luthfi Hasan dan sapi impor 10%, serta 9% tentang suap MK. Mereka yang terseret dan terjerat dalam kasus korupsi adalah orang-orang yang berafiliasi dengan partai politik tertentu, atau paling tidak terhubung dengan formasi kekuatan politik tertentu.

"Kasus korupsi politik berhubungan dengan semakin besarnya kebutuhan pada pembiayaan politik menjelang pemilu 2014," jelas pengamat politik Ari Dwipayana memberikan tanggapan. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya