Berita

gamawan fauzi/net

Gamawan Fauzi: Hambit Bintih Kemungkinan Dilantik di Rutan

SENIN, 23 DESEMBER 2013 | 18:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gubernur Kalimantan Tengah Agusrin Tengah sudah mengajukan permohonan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi agar bisa melantik Bupati Gunung Mas terpilih, Hambit Bintih, di rumah tahanan KPK. Pasalnya saat ini, Hambit Bintih tersangka kasus suap sengketa penanganan sengketa Pilkada Gunung Mas di Kalimantan.

"Gubernur Kalimantan Tengah sudah meminta izin ke KPK. Prosesnya sedang berlangsung. Ada kemungkinan (dilantik) di LP, seperti terjadi pada beberapa kepala daerah lainnya," ujar Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi petang ini (Senin, 23/12).

Gamawan menegaskan, Hambit Bintih memang harus dilantik. Karena pilihan rakyat. Meski setelah itu, akan dinonaktifkan setelah menyandang status sebagai terdakwa. "Kalau tidak pernah jadi bupati, tidak bisa dinonaktifkan. Padahal dia hasil pemilihan. Jadi kita lantik dulu baru dinonaktidkan setelah ditetapan jadi terdakwa," ungkapnya.


Menurutnya, akan lebih baik memang para kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi itu menyerahkan wewenangnya kepada wakilnya. Hal itulah dia lakukan terkait dengan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang saat ini mendekam di rumah tahanan Pondok Bambu.

"Akan lebih elegan yang bersangkutan menyerahkan kewenangannya. Ini yang sekarang kita lakukan dengan Bu Atut," ungkapnya.

Kalau tidak bersedia, Gamawan mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Karena menurutnya itulah kelemahan Undang-Undang 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah. "Itulah kelemahan UU. Saya tidak ikut membahasnya. Yang kita bisa lakukan mempercepat dari tersangka kepada terdakwa. Baru dinonaktifkan," demikian Gamawan. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya