Berita

Eks JAM Intelijen Dukung KPK Tangkap Jaksa Nakal

SELASA, 17 DESEMBER 2013 | 06:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Jaksa Agung Muda Intelijen, Edwin Pamimpin Situmorang sangat mengapresiasi dan mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi  untuk terus menegakkan hukum, tidak terbatas sampai ke kalangan penegak hukum itu sendiri. Edwin mengimbau para pimpinan kejaksaan untuk bekerja keras membuat kebijakan pembinaan dan pengawasan terhadap aparatnya.

Dia mengatakan itu terkait penangkapan Kepala Kejaksaan Negeri NTB di sebuah hotel di Lombok Tengah dan menyita 16.400 Dollar AS dan Rp. 23 juta. Menurut Edwin Pamimpin Situmorang, peristiwa penangkapan tersebut sepatutnya menjadi pukulan berat bagi institusi kejaksaan.

"Karena beberapa tahun terakir ini mereka telah bekerja keras memulihlan citranya di mata masyarakat. Mau kemana penegakan hukum di negeri ini. Apa lagi yang melakukan itu seorang Jaksa yang menjabat sebagai Kajari,” papar Edwin Pamimpin pagi ini (Selasa, 17/12).


Karena itu dia menegaskan, pimpinan Kejaksaan harus bekerja keras lagi dalam membuat kebijakan pembinaan dan pengawasan terhadap aparatnya. Dia akui, tugas Kajari sebagai bagian dari gugus terdepan dalam mengendalikan perkara dan mengawasi jaksa-jaksa di bawahnya memang sangat berat.

"Oleh sebab itu, seorang pejabat Kajari, selain harus profesional, dia juga harus memiliki integritas yang tangguh supaya mampu menghadapi godaan dari siapapun yang berdalih mencari keadilan tapi dengan cara-cara yang tidak terpuji. Yang pasti pimpinan kejaksaan saat mengangkat pejabat sudah memiliki sistem dan mekanisme melalui assesment dan  fit and proper test," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya