Berita

Rano Karno/net

Rano Karno harus Berani Bersihkan Birokrat Korup

JUMAT, 13 DESEMBER 2013 | 23:11 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Keberanian Wakil Gubernur Banten Rano Karno untuk berbenah apabila Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah harus mundur karena menjadi tersangka sangat penting.

"Pertama, tentu adalah kumpulan birokrat Banten yang selama Ini menjadi 'tukang bersih' praktek manipulatif dan koruptif di Banten. Rano harus berani membangun komitmen baru birokrasi yang 'agak bersih' untuk membangunkan harapan dan kepercayaan masyarakat Banten," ujar aktivis anti korupsi, Dahnil Anzar Simanjuntak, malam ini (Jumat, 13/12).

Menurutnya, hal itu penting dilakukan karena selama ini Rano Karno tidak menunjukkan komitmen yang kuat mendorong perbaikan di Banten. "Dia hanya sekadar menunggu keberuntungan datang ke dia, ketika Atut sial," kata Dahnil, dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten ini.


Apabila Atut ditetapkan sebagai tersangka, penyidikan kasus korupsi di Banten harus diperluas oleh aparatur hukum seperti Kejaksaan dan Kepolisian. Mengingat banyaknya kasus korupsi di Banten dan melibatkan banyak pihak mulai politisi di DPRD Banten dan birokrat daerah serta kelompok kelompok usaha yang menjadi kartel dinasti Atut di Banten.

"KPK tidak mungkin mampu menangani semua deretan kasus korupsi di Banten yang jumlahnya ribuan masuk ke KPK," tambah Dahnil.

Karena itu, peran Kepolisian dan Kejaksaan sangat dibutuhkan untuk membersihkan Banten dari para politisi dan birokrat yang korup. "Sekaligus momentum ini bisa menjadi momentum Kepolisian dan Kejaksaan menumbuhkan kepercayaan publik Banten," demikian Dahnil. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya