Berita

sby-shinzo abe/net

Politik

Hubungan Indonesia-Jepang Pilar Penting Perdamaian Asia-Pasifik

JUMAT, 13 DESEMBER 2013 | 10:27 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

PM Jepang, Shinzo Abe, menyatakan senang akan hubungan yang akrab antara dirinya dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut dia, Indonesia sebagai negara demokrasi dan negara anggota G20 memerankan peran yang sangat penting dalam komunitas global.

"Kerja sama yang lebih erat dan luas bersama Indonesia tentunya menjadi harapan kami," ujar Shinzo Abe.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri kuliah umum atau presidential lecture dari Presiden SBY  mengenai arsitektur keamanan kawasan di Kensei Kinen Kaikan, Tokyo, Jumat (13/12) pukul 10.00 waktu setempat, atau 08.00 WIB.


Abe juga mengungkapkan rasa bahagianya karena kuliah umum dihadiri oleh banyak sekali anggota parlemen, walaupun selama ini mereka sangat susah untuk ditemui.

Hal serupa disampaikan Presiden SBY dalam sambutannya. SBY berharap, pertemuan bilateral antara Indonesia dan Jepang dapat digunakan untuk peningkatan kerja sama kedua belah pihak mengingat Jepang sebagai salah satu mitra Indonesia yang paling penting dan sudah lama terjalin.

"Salah satu aset utama dalam hubungan kam adalah bahwa Jepang telah berhasil menarik pandangan publik secara positif di Indonesia, terutama melalui koneksi ekonomi dan budaya," kata SBY.

Ia mengaku tidak terkejut ketika survei terbaru oleh Kementrian Luar Negeri Jepang di negara-negara ASEAN yang menemukan bahwa lebih dari 90 persen penduduk Indonesia memiliki citra positif tentang Jepang. Lebih dari 97 persen koresponden Indonesia juga mengatakan mereka menyambut bak perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia.

"Saya berharap hal sebaliknya juga benar terjadi, bahwa mayoritas masyarakat Jepang juga memiliki perasaan yang positif terhadap Indonesia. Hal ini penting untuk mempererat hubungan kedua negara. Benar, karena hubungan antara Indonesia dan Jepang merupakan pilar penting bagi perdamaian dan kemajuan di Asia Pasifik," ungkap SBY.

Kuliah umum dari Presiden SBY dihadiri sekitar 500 undangan. Mendampingi Presiden SBY saat menyampaikan kuliah umum antara lain, Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Menlu Marty Natalegawa, Seskab Dipo Alam, dan Menteri Perindustrian MS Hidayat. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya