Berita

puspen tni

Pertahanan

Prajurit TNI di Perbatasan Lebanon-Israel Diminta Selalu Waspada

JUMAT, 13 DESEMBER 2013 | 09:04 WIB | LAPORAN:

Komandan Satgas (Dansatgas) Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-H/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) atau sering disebut dengan Indonesian Battalion (Indobatt), Letkol (Inf) M. Asmi sebagai pengganti Dansatgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-F/UNIFIL, Letkol (Inf) Lucky Avianto beserta perwira staf jajarannya, melaksanakan peninjauan ke Area Operasi yang nantinya akan menjadi area tugas dan tanggung jawabnya di sekitar wilayah Area Operasi Indobatt, Lebanon Selatan, Rabu siang (11/12).

Seperti yang disampaikan Puspen TNI melalui pesan elekronik kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat pagi, (13/12), dikatakan bahwa tujuan dari peninjauan ini untuk memberikan gambaran tentang daerah operasi sebenarnya bagi Komandan Satgas yang baru, sehingga akan memudahkan pejabat baru nantinya dalam meneruskan tugas operasi selanjutnya.
 
Peninjauan area operasi ini diantaranya meninjau Observation Post/OP-39 (Pos Pengamatan) Kompi Charlie yang lokasinya berdekatan dengan Pos LAF (Lebanese Armed Forces/Tentara Lebanon), kemudian rombongan bergerak menuju Pos Panorama Point, pos pengamatan ini merupakan Area Operasi Kompi Alfa, posisinya di sekitar Blue Line yang merupakan perbatasaan antara Lebanon dan Israel.
 

 
Usai meninjau Blue Line, dilanjutkan menuju OP-78 dan OP-16 yang juga menjadi area tanggung jawab dari Kompi Alfa.  Pos OP-78 dijaga selama 12 jam dalam setiap harinya, sedangkan OP-16 dijaga selama 24 jam secara bergiliran.
 
Menurut Letkol (Inf) Lucky Avianto, kedua pos tersebut berada sangat dekat dengan perbatasan antara Lebanon dan Israel. Pos penjagaan Israel yang berada di atas bukit kapur dapat dengan mudah memantau keadaan di kedua pos tersebut.
 
“Kepada Dansatgas Konga XXIII-H/UNIFIL Letkol (Inf) M. Asmi agar senantiasa menekankan kepada para anak buahnya yang akan berjaga di kedua pos tersebut untuk selalu waspada dan hati-hati dalam bertindak,” ujar Letkol (Inf) Lucky Avianto.
 
Lebih lanjut Letkol (Inf) Lucky Avianto mengatakan bahwa pada saat musim panas, para penduduk lokal biasanya akan datang ke wilayah sekitar pos tersebut untuk berburu.

“Kegiatan berburu di dekat pos penjagaan dilarang, terlebih lagi apabila pos penjagaan tersebut berada di dekat perbatasan,” ujarnya. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya