Berita

rio capella/net

Politik

Nasdem Persilakan PPATK Pantau Rekening Bos Parpol

KAMIS, 12 DESEMBER 2013 | 17:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Niat Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk memantau rekening para pimpinan partai politik menuai pro dan kontra.

Namun, bagi Partai Nasdem, niat KPU dan PPATK memantau rekening bos parpol tidak masalah sepanjang hanya untuk memantau saja.

"Partai Nasdem tidak masalah jika hanya untuk sekedar memantau. Toh, memang menelusuri keuangan menjadi kewajiban PPATK," ungkap Sekjen Partai Nasdem, Patrice Rio Capella, kepada wartawan, Kamis (12/12).


Rio Capella yakin rekening pimpinan Partai Nasdem, dari ketua umum, bendahara umum, dan sekjen bersih dari praktik curang atau transaksi tidak wajar. Apalagi, Partai Nasdem tidak pernah menggunakan dana APBN dan tentu saja belum mempunyai menteri di kabinet. Dengan minimnya jaringan birokrasi yang dimiliki Nasdem, lanjut Rio, maka tak mungkin ada sumbangan yang diselubungi kepentingan.

Meski begitu, bukan tidak mungkin ketua umum partai politik, bendahara maupun sekjen dari partai politik lain mempunyai uang yang cukup banyak. Dan soal itu, PPATK dan KPU tidak bisa langsung menyimpulkannya sebagai hasil transaksi haram.

"Kita tidak boleh punya niat mencurigai atau niat jelek jika menemukan transaksi pimpinan parpol. Bisa saja transaksi tersebut hasil bisnis atau jual beli," tandasnya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya