Berita

presiden sby/net

Politik

SBY Minta Elite Politik Tahan Diri Agar Rakyat Tidak Dikorbankan

KAMIS, 12 DESEMBER 2013 | 13:09 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden SBY meminta para elite politik turut menjaga suasana teduh. Hal ini diutarakan presiden menyusul adanya laporan dari Kapolri soal kemungkinan gangguan keamanan jelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru. SBY mewanti-wanti kemungkinan pihak tertentu memanfaatkan dua hari besar itu untuk tujuan tidak baik.

"Saya menyerukan kepada elite dan para politisi untuk bisa menahan diri, ada batas kepatutan dalam kampanye pemilu, misalnya. Dengan demikian rakyat tidak menjadi korban," seru SBY dalam jumpa pers di Ruang VVIP Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum lepas landas menuju Jepang, Kamis (12/12).

Namun, tambah SBY, meski para elite dan politisi mampu menjaga keteduhan pelaksanaan kampanye Pemilu, namun tidak mustahil ada pihak tertentu dengan motif dan tujuan tertentu melakukan kegiatan yang tidak baik. Karena itu masyarakat harus waspada, aparat kelamanan dan penegak hukum juga harus bekerja ekstra.


"Boleh politiknya menghangat, tapi keamanan dan ketertiban masyarakat harus tetap terjaga," tegas dia. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya