Berita

anas urbaningrum/net

Anas Paling Banyak Disebut dalam Pemberitaan Kasus Korupsi

SELASA, 10 DESEMBER 2013 | 19:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum menempati urutan pertama dalam daftar 10 tokoh yang kerap disebut dalam pemberitaan soal korupsi sepanjang tahun ini. Sebanyak 14.334 pemberitaan menyebut nama tersangka kasus Hambalang itu.

Kemudian menyusul sembilan nama lainnya adalah Jurubicara KPK Johan Budi 12.612 berita, bekas Presiden PKS, yang juga tersangka kasus suap impor daging sapi Luthfi Hasan Ishaaq (10.665), Presiden SBY (9.900), Ketua KPK Abraham Samad (9.624).

Berikutnya, tersangka kasus suap impor Ahmad Fathanah (9.313), tersangka kasus suap sengketa Pilkada di MK Akil Mochtar (8.796), bekas Kepala Korlantas Polri yang tersangkut kasus simulator SIM Irjen Djoko Susilo (6.748), Kepala Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha (5.884), dan bekas Kepala SKK Migas yang terjerat kasus suap Rudi Rubiandini (5.382).


Data itu terungkap dari hasil monitoring yang dilakukan Indonesia Indicator terhadap semua media massa di Indonesia pada 1 Januari 2013 sampai 9 Desember 2013 pukul 16.45 WIB. Monitoring ini dilakukan terkait Hari Anti Korupsi yang diperingati setiap 9 Desember.

Pengumpulan berita ini memanfaatkan tekonologi informasi yang secara real time dan otomatis melacak semua pemberitaan yang diunggah melalui internet, termasuk media sosial dan media cetak yang memiliki versi koran elektronik, dengan pengecualian berita infotainment.

"Akil Mochtar sebagai salah satu top persons merupakan hal yang menarik untuk diperhatikan," kata Direktur Komunikasi Indonesia Indicator, Rustika Herlambang, dalam laporan hasil surveinya, Selasa (10/12).

Sebelum Operasi Tangkap Tangan KPK yang menciduk Akil pada Oktober, tidak ada satu pun pemberitaan mengenai korupsi yang mengulas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut.

"Dapat dikatakan peristiwa tersebut merupakan kejutan besar bagi media massa dan khalayak pembacanya. Hanya dalam waktu satu bulan, namanya langsung muncul sebagai 10 top persons," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya