Berita

Politik

JK dan Mega Dipertemukan ICIS

SELASA, 10 DESEMBER 2013 | 08:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wakil Presiden RI periode 2004-2009, Muhammad Jusuf Kalla, akan menjadi keynote speaker pada pembukaan acara Dialog Pekan Politik Kebangsaan yang digelar International Conference of Islamic Scholars (ICIS), Selasa (10/12).

Acara yang digelar di kantor pusat ICIS, Matraman, Jakarta Pusat tersebut, juga akan dihadiri Presiden RI 2001-2004, Megawati Soekarnoputri, dan mantan Wakil Presiden RI di era Orde Baru, Jenderal (Purn) Try Sutrisno. Mereka akan mengisi sesi diskusi pertama.

Pada sesi kedua dengan tema "Wajah Demokrasi Kita", akan hadir beberapa tokoh politik, budayawan dan pakar politik seperti Mahfud MD, Radhar Panca Dahana, Syamsuddin Haris dan J. Kristiadi.


Sekjen ICIS Hasyim Muzadi mengatakan, dialog ini bertujuan menjadi forum silaturahmi bagi tokoh nasional dan untuk mengawal perkembangan politik Indonesia menjelang pemilu 2014.

"Proses reformasi yang bergulir pada 1998 pada hakekatnya merupakan proses demokratisasi yang dilakukan bangsa Indonesia untuk memerbaiki sistem bernegara," ujarnya.

Mantan Ketua Umum PBNU tersebut justru melihat praktik demokrasi setelah 15 tahun reformasi jauh dari harapan. Menurut dia, demokrasi Indonesia seperti kehilangan semangat karena saat ini demokrasi melahirkan oligarki.

Mantan ketua MK Mahfud MD, Ketua KPK Abraham Samad, Khofifah Indar Parawansa, J Kristiadi, Rizal Ramli, dan Andrinof Chaniago juga akan hadir pada dialog tersebut.

Refleksi akhir tahun yang dikemas dalam "Dialog Pekan Politik Kebangsaan: Menyongsong Indonesia Memilih 2014" ini digelar sepanjang hari ini sampai Kamis (12/12), menggandeng Lingkar Madani, Institute Indonesia Hijau dan Indonesian Institute for Development and Democracy (INDED). [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya