Berita

dahnil anzar simanjuntak/net

Anggota Keluarga yang Ikut Nikmati Uang Hasil Korupsi juga Harus Dihukum

SENIN, 09 DESEMBER 2013 | 10:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Agenda paling besar dan penting bagi Indonesia saat ini adalah melawan korupsi. Koruptor harus dihukum seberat-beratnya sekaligus dimiskinkan.

Demikian ditegaskan pegiat anti korupsi Dahnil Anzar Simanjuntak terkait Hari Anti Korupsi yang diperingati setiap 9 Desember yang jatuh hari ini (Senin, 9/12).

"Siapa saja yang terkait dengan koruptor pantas dihukum, bahkan anggota keluarga yang diam dan ikut menikmati hasil korupsi. Tidak perlu empati terhadap pada koruptor. Mereka sama sekali tidak menunjukkan empati kepada rakyat yang miskin dan lapar ketika merampas uang publik," tegas Dahnil pagi ini.


Menurut Dahnil, rakyat membutuhkan pemimpin yang bebas cela dari kasus korupsi. Karena, rakyat mengidamkan lahirnya pemimpin yang siap melawan korupsi dengan tegas pada Pemilu 2014 mendatang.  

"Karena masalah pembangunan Indonesia bukan masalah sistem ekonomi, atau sistem politik yang keliru. Tetapi karakter penyelenggara negara yang korup adalah penyebab utama pembangunan kita terlambat. Maka perlawanan terhadap korupsi mutlak dilakukan," demikian Dahnil, dosen Ekonom Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya