Berita

foto: dok. Media Officer

Politik

JK: Mahasiswa Bisa Tiru Semangat Warga Keturunan Tionghoa dalam Berwirausaha

SENIN, 09 DESEMBER 2013 | 10:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sangat penting bagi mahasiswa untuk memiliki jiwa pebisnis atau entrepreneur. Kewirausahaan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan membuat nilai tambah yang tinggi. Semua itu dapat terwujud dengan semangat, kreativitas, dan inovasi.

Demikian Wakil Presiden RI periode 2004-2009, Jusuf Kalla, saat hadir memberikan kuliah umum bertema "Semangat Entrepreneurship untuk Kemajuan Ekonomi Bangsa" di Universitas Telkom Bandung, Senin (9/12). Ketua Umum PMI itu, yang dikenal sebagai aktor perdamaian Aceh, memberikan semangat agar generasi muda Indonesia tidak kalah dengan persaingan global. Dia menyelipkan contoh semangat dan inovasi yang dimiliki almarhum Steve Jobs, pendiri Apple.

"Jobs yang tidak lulus kuliah saja bisa berhasil. Apalagi Anda-Anda ini yang nantinya lulus," kata Ketua Dewan Masjid Indonesia ini, dalam rilis yang dikirimkan Media Officer M. Jusuf Kalla, Husain Abdullah.


Dengan mengenakan batik kesayangannya yang berwarna kuning keemasan, JK mengatakan bahwa perkembangan paling cepat adalah perkembangan telekomunikasi. Menurutnya, setiap 18 bulan terjadi perkembangan yang sangat fantastis. Apalagi, zaman sekarang teknologi semakin murah, yang bisa dilihat dari tiap orang punya dua ponsel atau lebih.

Tapi dia sayangkan Indonesia masih menjadi bagian konsumen dalam perkembangan teknologi dunia. Indonesia belum mampu menjadi produsen yang menciptakan teknologi. JK meminta sejak sekarang para pemuda untuk serius dalam berwirausaha.

Dia tekankan, berwirausaha tidak ada sekolahnya, melainkan harus berdasarkan pengalaman. Ia mengimbau agar belajar dari lingkungan terdekat, termasuk dari orang tua. JK mencontohkan warga etnis Tionghoa yang berhasil membangun bisnis karena mengikuti jejak orang tuanya sejak kecil.

"Orang Tionghoa itu jika anaknya lima, maka kelima-limanya jadi pengusaha, mereka dari kecil sudah belajar sama orang tua," katanya lagi. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya