Berita

hendrawan supratikno/net

Prof. Hendrawan: Apakah Boediono Mau Lempar Bola Panas Century ke Presiden?

SABTU, 07 DESEMBER 2013 | 10:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tim Pengawas penanganan kasus bailout Bank Century tidak menampik adanya penilaian sejumlah kalangan bahwa pemanggilan kembali mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono seperti memutar arah jarum jam.

Pasalnya, mantan Deputi Gubernur BI Budi Mulya sudah ditahan, yang konsekuensinya sesuai pasal 43 UU BI bahwa pengambil keputusan bersifat kolektif kolegial, penahanan Boediono hanya tinggal waktu.

Demikian disampaikan anggota Timwas Century, Prof. Hendrawan Supratikno, dalam diskusi "Duri dalam Kasus Bank Century" di Warung Daun, Jakarta Pusat, pagi ini (Sabtu, 7/12).


Tapi menarik, kata Hendrawan lagi, soal pernyataan Boediono bahwa dana talangan yang terus membengkak dari Rp 630 miliar menjadi akhirnya Rp 6,7 triliun yang merupakan kewanangan Lembaga Penjamin Simpanan.

"Pasal 2 ayat 4 UU LPS mengatakan, LPS bertanggung jawab kepada Presiden. Apakah ini juga Pak Boediono sedang berusaha melempar bola panas kepada Presiden (SBY), kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat," jelas politikus PDIP ini.

Menurutnya, hal-hal seperti itulah yang perlu diklarifikasi kepada Boediono supaya tidak menimbulkan spekulasi dan kegaduhan politik. "Pada saat yang sama, klarifikasi ini membuat kita bersama mempunyai tekad yang kuat untuk membangun perdabahan Indonesia," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya