Berita

nelson mandela/net

Politik

SBY: Mandela Rekonsiliator Agung, Demokrat Sejati

JUMAT, 06 DESEMBER 2013 | 15:37 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Atas nama bangsa, rakyat, pemerintah Indonesia, dan selaku pribadi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya tokoh anti diskriminasi, Nelson Mandela.

"Saya menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela," kata Presiden SBY secara khusus di Pendopo Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Jumat siang (6/12).

Dikutip dari situs resmi presiden RI, SBY menilai Mandela sebagai tokoh besar dunia yang dikagumi semua orang. Puluhan tahun Mandela meringkuk dalam penjara kaum kolonial karena menentang politik apartheid atau pemisahan ras di negerinya. Setelah apartheid tumbang, Mandela memimpin Afrika Selatan.


"Mandela memimpin dengan hatinya, tidak tercermin sama sekali yang namanya dendam ataupun membalas atas apa yang dideritanya selama puluhan tahun itu," ujar Presiden SBY.

Presiden mengingat perkataan Mandela, "tidak ada masa depan tanpa maaf." Perkataan ini menggambarkan bahwa Mandela menginginkan bangsa Afrika Selatan bersatu tanpa menyimpan rasa dendam, dan keinginan membalas, agar negeri Afrika Selatan tumbuh dengan damai, berhasil, dan kompak bersatu.

"Beliau adalah rekan rekonsiliator yang agung, demokrat sejati, bapak dan tokoh kemanusian dunia. Karena itu sudah sepatutnya bangsa Indonesia, dan saya pribadi juga memberikan hormat kepada Presiden Mandela," ujar SBY. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya