Berita

presiden sby/net

Politik

SBY: Watak Negatif yang Tidak Membangun Optimisme Harus Dienyahkan

JUMAT, 06 DESEMBER 2013 | 13:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Watak negatif yang tidak membangun optimisme harus dienyahkan. Demikian pesan Presiden SBY saat meresmikan sarana pendidikan di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Jalan Raya Telang, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Jumat pagi (6/12).

Presiden SBY menegaskan, agar menjadi kebanggaan masyarakat Madura, UTM harus bertekad menjadi universitas bertaraf internasional. Untuk itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menularkan semangat 'Harus Bisa'.

"Watak negatif yang tidak membangun optimisme dan tidak membawa kita ke era baru yang lebih menjanjikan itu harus kita enyahkan," tegasnya.


Dia memberi bukti yang memotivasi. Salah satunya, kebangkitan Indonesia dari keterpurukan tahun 1998. Saat itu Indonesia dianggap sebagai negara gagal karena berbagai krisis yang dialami. Tetapi ternyata kerja keras semua elemen, Indonesia bisa menjadi 20 negera dengan perekonomian terbesar di dunia (G-20).

Contoh lain adalah saat Indonesia dianggap sebagai negara yang tidak demokratis, sekarang Indonesia menjadi negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Jika dulu Indonesia kurang diperhitungkan, sekarang telah menjadi kekuatan kawasan dan pemain global.

"Dunia semakin melihat Indonesia, memberi apresiasi dan kepercayaan untuk berkontribusi dalam perkembangan dunia. Persis seperti pembukaan UUD 1945," kata SBY, dikutip dari presidenri.go.id.

Karenanya, SBY yakin suatu saat nanti UTM dapat menjadi universitas bertaraf internasional.

"Kalau negara lain bisa, Indonesia juga bisa. Kalau wilayah lain bisa, maka Madura juga bisa. Kalau universitas lain bisa, maka Universitas Trunojoyo Madura juga bisa," ujar Presiden. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya