Berita

bu pur/net

Politik

Kasino: Bisa Jadi, Kepala Rumah Tangga Main Proyek Atas Perintah Majikan

RABU, 04 DESEMBER 2013 | 14:39 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Mantan pegawai Permai Group, Mindo Rosalina Manulang (Rosa), menegaskan ada peran besar Sylvia Soleha alias Bu Pur dalam proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON), Hambalang, Jawa Barat.

Kepada Rosa, Wafid Muharam selaku Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga saat itu, menjelaskan bahwa Bu Pur adalah Kepala Rumah Tangga Cikeas yang ikut atur proyek Hambalang tersebut.

Aktivis reformasi 98, Ahmad Kasino, berpendapat, karena kesaksian Rosa ini dilakukan dalam sidang terdakwa Deddy Kusdinar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (3/12), maka KPK harus berani tegas menangkap sosok Bu Pur untuk segera diperiksa.


Bu Pur sendiri kemarin mangkir dari panggilan bersaksi di pengadilan. Dengan diperiksanya Bu Pur, maka akan terang benderang tabir terungkapnya kasus korupsi Hambalang.

"Bayangkan, kepala rumah tangga bisa atur proyek di kementerian. Ini negara sudah sangat dirusak. Kalau kita analogikan seperti seorang pembantu rumah tangga yang bisa atur semua keperluan rumah tangga majikannya sampai pembangunan rumah semua dia yang atur," ujar Kasino, Rabu (4/12).  

Menurut aktivis Gerakan Indonesia Bersih ini, ada dua penyebab seorang kepala rumah tangga keluarga presiden bisa mengatur proyek pemerintah. Pertama, pembantu rumah tangga yang "super sembrono", atau yang kedua, memang pembantu rumah tangga itu disuruh "majikannya".

"Ini momentum KPK mengembalikan cita-cita reformasi yaitu pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme. Berantas korupsi itu harus dari atas supaya ada efek jera," terangnya.

Kasino tambahkan bahwa kondisi NKRI saat ini sudah begitu menyedihkan. Kaum elite yang berkuasa berpesta pora korupsi menjarah uang negara, sementara di sisi lain, ada pelajar SMP yang nekat mencuri susu bubuk di minimarket demi adiknya yang masih bayi agar tidak kekurangan gizi. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya