Berita

ani yudhoyono/net

Politik

Hadiri Puncak Acara GPTP, Ani Yudhoyono Sekaligus Berpamitan

SENIN, 02 DESEMBER 2013 | 11:43 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Senin pagi tadi (2/12) Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono menghadiri puncak acara Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara (GPTP) Tahun 2013 di Desa Pakuwon, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

GPTP merupakan gerakan tahunan yang dilakukan oleh kaum perempuan sebagai salah satu upaya dalam rangka menyukseskan Gerakan Menanam 1 Miliar Pohon yang dicanangkan oleh Presiden SBY.

Dikutip dari presidenri.go.id, Desa Pakuwon, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dipilih sebagai lokasi puncak acara GPTP Tahun 2013 karena lahannya kritis dan gersang.


Acara dimulai pukul 08.00 WIB. Ani Yudhoyono datang bersama istri Wakil Presiden, Herawati Boediono. Desa Pakuwon sendiri memiliki luas 144,6 hektar, dan hanya sekitar 1 hektar yang ditanami pohon. Karena itulah Ibu Negara meminta Koordinator GPTP Erna Witoelar untuk menjadikan desa ini sebagai lokasi GPTP 2013.

Pekan lalu, SBY dan Ibu Ani secara simbolis menanam 2.000 pohon di Karangasem, Bali, saat memperingati Hari Menanam Pohon Nasional. Sejak dicanangkan pada tahun 2007, Gerakan Menanam Satu Miliar Pohon diklaim telah melahirkan 1,8 miliar pohon. Dari jumlah tersebut, 115 juta pohon diantaranya dilakukan oleh GPTP.

Ani Yudhoyono juga menggunakan kesempatan ini untuk berpamitan kepada GPTP karena ini adalah kesempatan terakhir baginya untuk bisa hadir dan ikut menanam pohon dalam posisi sebagai Ibu Negara. Meski demikian, Ani berjanji tetap mendukung program GPTP di masa yang akan datang.

"Inilah terakhir kali saya hadir sebagai Ibu Negara. Saya mohon maaf bila di saat kita bekerja sama terdapat kesalahan yang tidak disengaja. Saya tetap mendukung GPTP, tentunya sebagai anggota masyarakat biasa. Menanam pohon adalah sumbangsih saya untuk ibu pertiwi," ungkapnya. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya