Berita

sinabung/net

Pengungsi Sinabung Sangat Membutuhkan Bantuan

Ormas Barindo Serahkan Bantuan
JUMAT, 29 NOVEMBER 2013 | 22:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ribuan warga terpaksa mengungsi setelah erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang telah berlangsung berminggu-minggu. 

Ketidakpastian kondisi ini menyebabkan pengungsi sangat membutuhkan bantuan mendesak. Karena itulah, ormas Barisan Indonesia (Barindo) menyalurkan bantuan kepada korban Sinabung.

"Sekitar 1000 pengungsi terkonsentrasi di daerah Brastagi, Kabanjahe, dan Payung. Bantuan kami salurkan ke daerah-daerah di Kabupaten Karo itu, khususnya keperluan sembako, peralatan tidur, dan obat-obatan," ujar Sekretaris ormas Barindo Sumatera Utara Alexander Fasha, (Jumat, 29/11).


Didampingi Ahmad Kadir Tanjung dari DPP Barindo, Alexander menjelaskan, penyaluran bantuan merupakan instruksi dari Ketua Umum DPP Barindo Gita Wirjawan sebagai respon terhadap perkembangan erupsi Sinabung.

"Kami minta pemerintah dan masyarakat agar memberi perhatian lebih besar terhadap nasib para pengungsi. Perlu diantisipasi kondisi erupsi ini berlangsung lama," imbuh Alex dalam keterangan persnya.

Sementara itu, Sekjend DPP Barindo Fajar Riza Ul Haq mengingatkan pemerintah untuk menyiapkan kerangka penanganan yang bersifat lintas departemen dan terintegrasi.

"Ketidakjelasan langkah-langkah penanganan akan menempatkan para pengungsi dalam kondisi ketidakpastian, khususnya nasib pendidikan anak-anak dan terganggunya sumber ekonomi warga di daerah Gunung Sinabung," pungkas Fajar. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya