Berita

foto: net

Politik

SBY: Forum Kebudayaan Penting untuk Dunia Saat Ini

SENIN, 25 NOVEMBER 2013 | 10:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Forum Kebudayaan Dunia atau World Culture Forum (WCF) 2013 resmi dibuka oleh Presiden SBY di Mangupura Hall, Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali. Tema forum perdana ini adalah "The Power of Culture in Suistanable Development".

Menurut SBY, dunia tidak cukup memiliki Forum Ekonomi Dunia untuk berdialog tentang isu-isu bisnis dan ekonomi atau Forum Sosial Dunia untuk berdiskusi kritis terhadap globalisasi dan segala aspeknya.

"Namun, kita belum memiliki forum global untuk berdialog yang bermakna tentang pentingnya budaya," kata Presiden SBY, dalam pidato pembukaan, dikutip dari presidenri.go.id.


Dia percaya, sekarang saatnya bagi dunia untuk membangun sebuah platform membangun rasa saling pengertian dan lebih menghargai akan keragaman budaya. Sebuah platform yang akan membantu komunitas budaya lokal dan nasional untuk berkembang dalam era globalisasi.

WCF, ujar SBY, dirancang untuk melengkapi dan memperkuat inisiatif yang ada, termasuk yang berada dalam kerangka kerja UNESCO. Presiden menilai isu tersebut tepat waktu. Forum hari ini memberi kesempatan untuk mendiskusikan secara menyeluruh bagaimana budaya dapat membantu mencapai pembangunan berkelanjutan.

Secara pribadi, Presiden SBY berharap WCF dapat diselenggarakan secara rutin. Dengan cara itu semua selalu dapat bekerja sama menyebarkan pesan dan budaya damai. Dalam pidato ini, Presiden mengutip syair Sutan Takdir Alisjahbana, pemikir budaya dan penyair terkemuka Indonesia.

"Kembangkan sayap, kekar, dan lebar. Dan terbanglah, terbanglah. Terus lurus membumbung tinggi, Melampaui gunung memecah mega," kutipnya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya