Berita

anas urbaningrum/net

Politik

Partai Nasdem: Tuduhan Kubu Anas Tidak Relevan

KAMIS, 14 NOVEMBER 2013 | 15:08 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Penyidikan perkara Hambalang jangan sampai dipolitisasi isu "surat kaleng" yang isinya rekayasa keterlibatan Anas Urbaningrum dalam kasus korupsi Hambalang.

"Namanya surat kaleng, itu siapapun bisa buat. Terlepas dari semua itu adalah proses hukum di pengadilan yang menentukan," tegas Sekjen DPP Partai Nasdem, Patrice Rio Capella, beberapa saat lalu (Kamis, 14/11).

Dia yakin KPK tidak pernah serampangan dalam menetapkan tersangka korupsi. KPK selalu mendasarkan pada minimal dua alat bukti. Karena itu, kubu Anas Urbaningrum sebaiknya tidak terlalu agresif menyerang proses hukum di KPK dan menantikan waktu yang tepat untuk membela diri di pengadilan.


"Karena itu, tentu tuduhan tebang pilih tidak relevan dalam kasus Hambalang. Anas tentu punya kesempatan dan hak untuk membela diri di pengadilan," ucapnya.

Selain buku Yasin dan uang Rp 1 miliar milik Perhimpunan Pergerakan Indonesia, penyidik KPK juga menyita sepucuk surat kaleng dalam penggeledahan yang dilakukan di markas ormas yang didirikan Anas Urbaningrum itu.

Surat tersebut ditulis oleh seseorang yang mengaku sebagai pegawai di KPK. Dalam suratnya dia menyampaikan keprihatinan terhadap Anas yang menjadi korban politik elite Partai Demokrat. Surat yang disita KPK merupakan surat asli, namun beberapa anggota PPI sudah menggandakan surat itu. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya