Berita

Ban Pesawat Garuda yang Membawa 484 WNI Overstayer Harus Diganti

MINGGU, 10 NOVEMBER 2013 | 07:00 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Rencana kepulangan 484 WNI/TKI yang sudah tidak memiliki izin menetap di Arab Saudi kembali terkendala. Kali ini karena ban pesawat Garuda Indonesia yang akan menerbangkan mereka dari Jeddah rusak dan harus diganti.

Sedianya, pesawat tersebut akan diterbangkan dari Jeddah menuju Jakarta pada pukul 00.15 Minggu dinihari (10/11) waktu Jeddah, atau pukul 04.15 WIB, dan diperkirakan tiba pada pukul 13.55 Minggu siang.

Tetapi karena kerusakan itu, penerbangan terpaksa ditunda selama lima jam. Diperkirakan pesawat Garuda yang membawa 404 orang dewasa dan 80 anak-anak serta balita itu akan tiba di Jakarta pukul 18.00 WIB.


Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan (BNP2) TKI Mohammad Jumhur Hidayat memperoleh informasi ini dari Dutabesar RI di Arab Saudi Gatot Abdullah Mansyur dan Ketua Tim Perbantuan Teknis, Tatang BU Razak.

"Berita dari Duta Besar RI untuk Saudi Arabia dan Ketua Tim Perbantuan Teknis, bahwa keberangkatan pesawat Garuda yang membawa 484 WNI overstayers akan delay, yang tadinya rencana berangkat pukul 00.15 waktu Jeddah atau pk 04.15 WIB sampai sekarang belum bisa berangkat karena ada kerusakan ban dan memerlukan penggantian yang memerlukan waktu sekitar 5 jam, sehingga diperkirakan tiba di Jakarta pada pukul 18.00 WIB," demikian pesan yang dikirimkan Jumhur Hidayat beberapa saat lalu. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya