Berita

abdullah Rasyid/net

Abdullah Rasyid: Anak Buah Hatta Rajasa Jangan Selingkuh!

RABU, 06 NOVEMBER 2013 | 11:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kader Partai Amanat Nasional (PAN) yang mencalonkan diri dalam pemilihan umum tahun depan diminta untuk saling membantu, dan jangan berselingkuh dengan kader dari partai lain.

Hal ini disampaikan caleg PAN untuk DPR RI dari di daerah pemilihan Sumatera Utara I Abdullah Rasyid dalam keterangan yang diterima redaksi (Rabu, 6/11). Anak buah Hatta Rajasa yang mencalonkan diri untuk merebut kursi DPRD Kota Medan, kata Rasyid, harus membangun tandem dengan caleg yang berasal dari satu partai.

Hal yang sama telah disampaikan Rasyid ketika berbicara di dalam pembekalan caleg PAN untuk DPRD Medan di Hotel Garuda Plaza, Jalan Sisingamangaraja, Medan (Selasa, 5/11).


“Bertandem antara DPRD Kota dengan DPRD Provinsi dan DPR RI itu harus in line. Jangan beda parpol karena dalam kode etik itu tidak diperbolehkan berselingkuh,” kata Staf Khusus Menko Perekonomian itu.

Rasyid juga membuka diri bagi caleg DPRD Kota Medan yang ingin bertandem dengan dirinya selama caleg DPRD Kota Medan itu punya prinsip dasar pemenangan yang terukur, rasional, terstruktur dan berbasiskan data.

Hal lain yang disampaikan Raysid, caleg tidak bisa sekadar menduga-duga dukungan tanpadata valid.

“Kalau disebut punya dukungan seribu orang, maka harus ada datanya yang mana seribu itu dan siapa saja orangnya,” ujar mantan Ketua Barisan Muda (BM) PAN itu.

Untuk mendapatkan data yang realistis, sambungnya, khusus caleg tingkat kabupaten/kota harus punya tim pemenangan minimal 100 orang. Tim ini setiap hari bertugas menyebarkan kartu nama, poster, juga bertegur sapa dengan masyarakat.

"Jika tidak punya, jangan harap bisa terpilih. Sebab, dalam kompetisi politik tidak ada juara harapan, yang ada hanya menang dan kalah," demikian Rasyid. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya