Berita

Ilmuwan Yahudi Ingin Terlibat Riset Gunung Padang

SELASA, 05 NOVEMBER 2013 | 22:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Misteri Gunung Padang menarik perhatian dunia internasional. Sejak lama para ahli di belahan dunia menyatakan keinginannya untuk terlibat dalam riset di situs megalitikum yang terletak di Cianjur, Jawa Barat itu.

"Sejak setahun lalu, ahli paleometal Israel Prof. Sariel Shalev ingin ikut serta dalam riset Gunung Padang," ujar inisiator Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) Situs Gunung Padang, Andi Arief, dalam pesan elektroniknya, Selasa (5/11).

Keinginan ikut meriset Gunung Padang disampaikan Prof. Shalev ke panitia pertemuan internasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia.


Selain Gunung Padang, Prof Shalev yang mengajar di University of Haifa dan bekerja untuk Weizmann Institute juga menyatakan keinginanya untuk bisa ikut joint research yang dilakukan tim di Gunung Sadahurip, Garut.

Prof. Shalev merupakan ilmuwan Yahudi yang ahli dengan metal purba. Dia memiliki ketertarikan pada penggunaan benda-benda logam dalam peradaban manusia di masa lalu. Salah satu studinya yang terkenal adalah mengenai logam yang digunakan dalam pembuatan pedang dan belati di akhir zaman perunggu di Kanaan atau kawasan di sekitar Palestina saat ini.

Pada tahun 2010, Prof. Shalev meneliti kaitan antara kisah-kisah dalam kitab Injil dengan teknologi metalurgi yang digunakan masyarakat Kanaan di masa lalu.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya