Berita

Dunia

Pengadilan Bangladesh Hukum Mati 150 Tentara

SELASA, 05 NOVEMBER 2013 | 20:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengadilan Bangladesh menghukum mati 150 tentara yang dituduh melakukan pemberontakan masal yang menewaskan puluhan perwira penting tahun 2009.

"Setidaknya 150 tentara Bangladesh telah dihukum mati atas pembunuhan terhadap para perwira militer," kata Jaksa Ketua Baharul Islam kepada AFP di luar sidang pengadilan itu di Dhaka, Selasa (5/11).

Hukuman mati dijatuhkan karena para tentara itu melakukan pemberontakan yang mengakibatkan 74 orang perwira tewas dibunuh, disiksa atau dibakar hidup-hidup sebelum mayatnya dibuang ke selokan dan kuburan-kuburan kecil.


Pemberontakan berlangsung 30 jam yang dimulai di markas besar Tentara Bangladesh (BDR) di Dhaka. Pemberontakan dituduh melibatkan setidaknya 350 tentara lain dari 823 anggota militer yang dihukum penjara atas peran mereka. 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya