Berita

Politik

Permintaan Tri Dianto KPK Panggil SBY dan Ibas Ngawur

JUMAT, 01 NOVEMBER 2013 | 00:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Permintaan Jurubicara Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia, Tri Dianto agar Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekjen Partai Demokrat yang juga putra bungsu SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono sebagai permintaan ngawur.

Begitu ditegaskan Wakil Sekjen Benteng Kedaulatan, Agus Setiabudi, dalam pesan elektronik yang diterima redaksi, Kamis (31/10). Benteng Kedaulatan merupakan Ormas pendukung SBY-Boediono saat Pilpres tahun 2009 lalu.

Agus mengingatkan Tri Dianto bahwa KPK merupakan lembaga yang tidak bisa di intervensi oleh pihak manapun. Jangankan oleh seorang Tri Dianto, bahkan SBY selaku presiden pun tidak mengintervensi KPK.


"Permintaan Tri Dianto itu salah. Masak KPK mau disuruh-suruh. KPK itu lembaga hukum, bekerja berdasar aturan dan bukti yang akurat," imbuh Agus.

Persoalan kongres Demokrat di Bandung, kata Agus, sudah dijelaskan secara gamblang oleh Ketua OC Kongres. Sebaliknya, KPK memanggil Tri Dianto sudah pasti ada dasar yang melatarinya. Mungkin saja mantan Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap itu ikut menikmati aliran dana Hambalang.

"Lagian kehadiran Tri ke KPK urusan saksi untuk kasus Hambalang dengan tersangka Anas Urbaningrum. Masak mau diplintir-plintir urusan lain. Ada-ada saja," jelas Agus.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya