Berita

ilustrasi/net

Politik

IRC: PDIP dan Golkar Masih Jagoan 2014

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 | 21:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Survei Indonesia Research Center  (IRC) memperlihatkan PDIP masih menjadi nomor satu diantara partai partai-partai besar lainnya.

"Belum bergeser dari posisi sebelumnya, PDIP dan Golkar masih menempati posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 19,4% dan 14,48%,"  kata Peneliti IRC, Yunita Mandolang, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (31/10).

Yunita menjelaskan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap PDIP hanya terjadi di Pulau Jawa, sedangkan di luar Jawa seperti di Sulawesi Selatan, Maluku, Sumatera dan sebagian Jawa Barat milik partai berlambang beringin.


Hasil ini merupakan hasil sementara diperoleh dari 8200 responden, atau sekitar 50 persen dari total keseluruhan responden yang disurvei IRC. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner pada 25 September lalu dengan domisili responden di 14 provinsi di Indonesia. Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen, ambang kesalahan kurang lebih 0,77 persen.

Untuk urutan ke tiga, kata Yunita, ada 3 parpol yang saling menyalip memperebutkan posisi ini. Jika dalam rilis pertama yang dirilis IRC pekan lalu, 21 Oktober 2013, saat data yang masuk dan diverifikasi sebesar 30 persen posisi ketiga, keempat, dan kelima berturut-turut ditempati oleh Demokrat, Hanura, dan Gerindra, maka kali ini posisi berubah menjadi Gerindra kemudian Demokrat dan Hanura.

"Gerindra 8,08%, Demokrat 7,79%, dan Hanura 7,13%," imbuhnya.

Yunita mengatakan pengambilalihan kursi Ketua Umum Demokrat oleh SBY nampaknya tetap saja tidak mampu memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap bintang mercy. Bahkan, katanya, kebangkrutan politik akan terus dialami Demokrat jika Gerindra dan Hanura terus bisa mengakumulasi dukungan dan membangun kepercayaan publik.

"Apalagi kedua partai ini dikenal sebagai partai yang bersih," demikian Yunita.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya