Berita

Sepelekan DPT, Petaka Pemilu!

SELASA, 29 OKTOBER 2013 | 22:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menyepelekan Daftar Pemilih Tetap (DPT) merupakan malapetaka bagi pemilu 2014. Jika DPT bermasalah maka secara otomatis Pemilu 2014 akan bermasalah, dan hasil pemilu akan menjadi cacat.

"DPP Hanura berharap, penundaan penetapan DPT hingga tanggal 4 November mendatang bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh KPU untuk menyempurnakan DPT," ujar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) Bidang Hukum dan HAM DPP Hanura, Kristiawanto, Selasa (29/10).

"Dengan Penundaan ini kami meminta KPU dapat bekerja semaksimal mungkin untuk berkonsentrasi dan fokus memperbaiki DPT, sebelum penetapan DPT yang tinggal beberapa hari lagi," sambung dia.


Kristianto menyampaikan khawatir jika sampai terjadi penundaan lagi karena masalah DPT, masyarakat akan curiga dan akan muncul ketidakpercayaan masyarakat pada penyelenggara pemilu. Menurut Calon Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah itu, DPT dari pemilu ke pemilu selalu saja menjadi masalah mendasar sehingga mengurangi derajat kualitas hasil pemilu.

Lebih jauh, Kristiawanto juga meminta agar KPU mengambil langkah-langkah strategis agar masalah utama yang menjadi kendala dalam penyempurnaan DPT bisa segera diatasi. Langkah ini perlu melibatkan semua stakeholder dan tidak hanya terpaku pada data-data KPUD Propinsi atau KPUD Kabupaten/Kota. Langkah ini, tambah Kris, sebagai upaya preventif agar tidak terjadi darurat DPT.

"Ketika DPT telah disempurnakan, partai politik perlu diberikan salinannya sebelum ditetapkan. Upaya ini harus dilakukan oleh KPU agar ada ruang untuk saling mengawasi antara peserta dan penyelenggara pemilu.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya